LDII Jabar Ajak Pemuda LDII Ngaji Akhir Tahun

Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Barat drg. H. Dicky Harun, Sp.Ort mengajak para pemuda atau generasi muda untuk mengisi kegiatan akhir tahun dengan melaksanakan pengajian di masing-masing PAC. Tujuannya untuk mendapatkan pemahaman ilmu agama dan pahala, serta mencegah kerumunan masa.

“Generasi muda kami harapkan mengisi waktu pada akhir tahun ini dengan kegiatan yang positif, berupa pengajian d kegiatan keagamaan lainya. Tujuannya supaya meningkatkan pemahaman mereka tentang agama, dan tentunya untuk mendapatkan pahala,” ujar Dicky, ditemui di Kantor Sekretariat DPW LDII Provinsi Jawa Barat, Kamis (31/12/2020).

Menurut Dicky yang jg seorang dokter gigi spesialis orthodonti, pelaksanaan pengajian bisa dilaksanakan secara online maupun tatap muka, atau gabungan antara online dan tatap muka. Jika pengajian dilaksanakan secara tatap muka, maka harus dilaksanakan sesuai dengan perlakuan protokol kesehatan yang ketat, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Diusahakan jumlah yang hadir maksimal hanya 30% dari kapasitas tempat yang tersedia. Jarak setiap peserta sekitar 1,5 meter, sehingga pelaksanaan protokol kesehatan bisa dilaksanakan secara maksimal untuk menghindari terjadinya sentuhan antara satu peserta dengan peserta lainnya. Teto sehat d produktif, jaga kesehatan, jaga protokol kesehatan,” pesannya.

Sementara imbuh Dicky, jika pengajian dilaksanakan secara online, maka setiap peserta bisa mengikuti pengajian dari rumah dan diawasi orang tua masing-masing. Sehingga pelaksanaan pengajian bisa terlaksana dan peserta bisa memahami ilmu agama yang diajarkan walaupun disampaikan secara online.

“Sebenarnya sama saja, setiap peserta akan mendapatkan pemahaman ilmu agama jika saat mengaji mereka berkonsentrasi. Sehingga hasilnya akan maksimal, baik pengajian dilaksanakan secara tatap muka atau online,” urainya.

Selain itu, Dicky juga mengingatkan agar selama pelaksanaan kegiatan pengajian tetap menjaga durasi waktu. Sehingga setiap peserta tidak kelelahan dan mendapatkan waktu untuk beristirahat yang cukup. “Yang perlu diingat, cukup istirahat, cukup makan. Tidak berkerumun dan jaga kesehatan. Tetap semangat untuk mencari ilmu dan pahala,” pungkasnya. (fadel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*