Siapakah yang Memiliki Keimanan Paling Menakjubkan?

keimanan menakjubkan

الحمد لله الذى هدانا لهذا وما كنا لنهتدي لولا ان هذانا الله

لقد جاءت رسل ربنا بالحق ونودوا ان تلكم الجنة اورثتموها بما كنتم تعملون

اشهد ان لا اله الا الله واشهد ان محمد رسول الله صلى الله عليه وسلم وعلى اله واصحابه اما بعد :

الحمد لله رب العالمين bersyukur kehadirat Alloh SWT atas segala pemberian-Nya berupa kesehatan & kesempatan. Kesehatan dan Kesempatan adalah dua nikmat dari Alloh yang sering disia-siakan/dilalaikan oleh kebanyakan manusia, seperti disabdakan Rasulullah SAW :

نِعْمَتَانِ مَغْبُوْنٌ فِيْهِمَا كَثِيْرٌ مِنَ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ   رواه البخارى

Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia menyia-nyiakannya yakni nikmat “sehat dan sempat

Semoga nikmat sehat dan sempat yang Alloh berikan kepada kita, bisa kita gunakan sebanyak mungkin untuk kegiatan ibadah, mengabdi dan toqorrub  ilalloh (mendekatkan diri kepada Alloh). aamiin.

Juga “kewalahan syukur” atas peparing (pemberian) hidayah dan inayahNya. Alhamdulilah kita juga masih diberi umur untuk menetapi fungsi kita dijadikan sebagai manusia yakni untuk beribadah kepadaNya seperti disebutkan dalam QS Addzariat:56

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ سورة الذاريات آية 56

Semoga makin bertambahnya umur kita, menjadikan kita makin baik dalam menghamba kepada Allah SWT, semakin bertambah umur makin lebih baik dalam beriman dan beramal shalih.

 حَدَّثَنَا أَبُو حَفْصٍ عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَجُلًا، قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ،

أَيُّ النَّاسِ خَيْرٌ؟ قَالَ: ” مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ ” قَالَ: فَأَيُّ النَّاسِ شَرٌّ؟ قَالَ: ” مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ “، قَالَ أَبُو عِيسَى: هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Telah menceritakan (sebuah hadits) kepada kami Abu Hafsh ‘Amr bin ‘Aliy, telah menceritakan kepada kami Khaalid bin Al-Haarits, telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dari ‘Ali bin Zaid, dari ‘Abdurrahman bin Abu Bakrah, dari Ayahnya, bahwa ada seorang laki-laki bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang baik itu?” Beliau bersabda, “Mereka yang panjang umurnya dan baik amalannya.” Laki-laki itu bertanya lagi, “Kemudian siapakah manusia yang buruk itu?” Nabi Muhammad bersabda, “Mereka yang panjang umurnya dan buruk amalannya.” Abu ‘Iisaa (Tirmidzi) berkata, “Hadits ini hasan shahiih.”
[Jaami’ At-Tirmidziy no. 2330] – Syaikh Al-Albaaniy mensepakatinya dalam Takhriij Al-Misykaah no. 5215, beliau berkata, hadits ini “Hasan shahiih dengan penguatnya.”

Dengan makin bertambah umur, kemudian makin baik dalam beribadah, ini yang dinamakan umur panjang yang barokah, sehat wal afiat,digunakan untuk fisabilillah. Kita berdoa semoga kita bisa mendapat umur panjang yang barokah seperti ini.

“Allohumma thowil umurina fii thoatika, wa fii sabilika,wa shihhatin wa afiat.

“Ya Allah Panjangkan umurku,di dalam thoat kepadaMu,di dalam jalan-Mu (sabilillah), dan dalam keadaan sehat wal afiat”.

Banyak yang diberi umur panjang, terutama negara-negara maju seperti di Amerika dan Jepang,disana ada kampung yang umur penduduknya di atas 100 tahun, tapi semua  tidak digunakan dalam thoat dan di dalam sabilillah.

Nah,kita perlu berdoa, supaya umur kita bisa panjang, tapi dalam thoat dan di dalam sabilillah.

Untuk itulah kita sangat bersyukur bila diberikan umur yang panjang dan bisa ibadah, apalagi di akhir jaman seperti ini.

Siapakah yang Memiliki Keimanan Paling Menakjubkan?

keimanan menakjubkan

Nabi pernah menjelaskan, dalam hadits Riwayat Bukhari:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «أَيُّ الْخَلْقِ أَعْجَبُ إِلَيْكُمْ إِيمَانًا؟» ، قَالُوا: الْمَلَائِكَةُ، قَالَ: «وَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ، وَهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ عَزَّ وَجَلَّ؟» ، قَالُوا: فَالنَّبِيُّونَ، قَالَ: «وَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ، وَالْوَحْيُ يَنْزِلُ عَلَيْهِمْ؟» ، قَالُوا: فَنَحْنُ، قَالَ: «وَمَا لَكُمْ لَا تُؤْمِنُونَ، وَأَنَا بَيْنَ أَظْهُرِكُمْ؟» ، قَالَ: فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَلَا إِنَّ أَعْجَبَ الْخَلْقِ إِلَيَّ إِيمَانًا لَقَوْمٌ يَكُونُونَ مِنْ بَعْدِكُمْ، يَجِدُونَ صُحُفًا فِيهَا كُتُبٌ يُؤْمِنُونَ بِمَا فِيهَا»

Rasulullah SAW bertanya Ayyul kholqi a’jabu ilaikum imanan?. (Manakah makhluq yang menurut kalian yang menakjubkan/mengagumkan keimanannya).

Para Shahabat menyebutkan : Al malaikatu (Para malaikat)…..

Rasulullah SAW menjawab : Kaifa la yuminuna wa hum inda robbihim. (Bagaimana mereka tidak bagus keimananya sementara mereka ada disisi Tuhan mereka.

Kemudian para sahabat menyebutkan : Fannabiyyun (Al Anbiyakalau begitu Para Nabi…).

Nabi Muhammad menjawab : Wa kaifa la yuminun, wal wahyu yanzilu ilaihim. (Bagaimana mungkin Para Nabi tidak beriman sedangkan wahyu turun langsung kepada mereka?.

Kemudian para sahabat berkata, Fa nahnu..Kalau begitu kami inilah yang menakjubkan keimanannya..

Nabi Muhammad menjawab : Wa kaifa la tuminuna wa nahnu baina adzhurikum…Bagaimana mungkin kalian tidak beriman sedangkan aku ada hidup diantara kalian.

Akhirnya para sahabat menyerah, Fa qolu : Fa man ya rosulalloh? Maka siapakah yang paling menakjubkan keimanannya.

Nabi Muhammad SAW bersabda : “Qoumun yatuna min ba’dikum, yajiduna suhufan, wa yuminuna bima fiha.(Mereka itu yang memiliki keimanan menakjubkan/ mengagumkan ADALAH SUATU KAUM YANG DATANG SETELAH KALIAN,YANG HANYA MENJUMPAI BUKU,TAPI BERIMAN PADA APA-APA YANG ADA DI DALAMNYA).

MasyaAllah, kalau kita beriman saat ini, ini membuat kagum Rasulullah SAW.

الحمد لله جزا هم الله خيرا

Semoga Alloh memberi manfaat dan barokah..aamiin

Bantu Share Artikel ini Ya... 🙂

About DPW LDII Jawa Barat

Author dari jabar.ldii.or.id. Silahkan ikuti penjelasan LDII yang sebenarnya di website kami, sekaligus tabayyun dari kami.

View all posts by DPW LDII Jawa Barat →

One Comment on “Siapakah yang Memiliki Keimanan Paling Menakjubkan?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *