HUT RI ke-69, Dirgahayu Indonesia !

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

gambar kemerdekaan indonesia

17 Agustus 2014, HUT RI ke-69, Dirgahayu Republik Indonesia! 

Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Dukung Suksesi Kepemimpinan Nasional Hasil Pemilu 2014 demi Kelanjutan Pembangunan Menuju Indonesia yang Makin Maju dan Sejahtera“.

Tanggal 17 Agustus adalah hari kemerdekaan  Bangsa Indonesia. Dan, Esok tanggal 17 Agustus 2014 adalah HUT RI yang ke-69.  Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Kemerdekaan Bangsa Indonesia dideklarasikan dengan Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada hari Jumat, tanggal 17 Agustus 1945 tahun Masehi, atau tanggal 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang dan tanggal 8 Ramadan 1364 menurut Kalender Hijriyah, dibacakan oleh Ir. Soekarno didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta, bertempat di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.

Teks Proklamasi Asli Tulisan Soekarno

Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah, Sayuti Melik, Sukarni, dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti Melik.

Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain SoewirjoWilopoGafar PringgodigdoTabrani dan Trimurti.

Pengibaran Bendera Merah Putih pada Hari Kemerdekaan Indonesia

Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh Ibu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor.

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.

Setelah itu atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI,  Soekarno dan M.Hatta terpilih  sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama.

Sebuah Bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menghargai jasa-jasa perjuangan pendahulunya yakni para pendiri bangsa ini, para pejuang, para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan ini. Apalagi, kemerdekaan, yang diraih bangsa Indonesia, bukanlah sebuah hadiah atau pemberian cuma-cuma dari penjajah, namun diraih dengan darah, harta bahkan nyawa.

Bahkan setelah hari kemerdekaan pun, masih terjadi pertempuran-pertempuran untuk mempertahankan kemerdekaan seperti pertempuran 10 November 1945 di Surabaya Jawa Timur yang dikenal sebagai Pertempuran Surabaya.  Di tanggal itu, terjadi pertempuran dahsyat, antara tentara Sekutu dan NICA dengan arek-arek Suroboyo yang memakan korban dalam jumlah yang sangat besar di kedua belah pihak. Juga Peristiwa Bojongkokosan yang berlangsung pada tanggal 9 Desember 1945.  Pertempuran Bojong Kokosan adalah pertempuran yang terjadi ketika konvoi tentara Inggris (Sekutu) yang hendak memperkuat pasukannya di Bandung disergap para pejuang Indonesia di Bojong Kokosan, Sukabumi

Selain di Sukabumi, pertempuran di Jawa Barat paska Kemerdekaan adalah di Bandung.  Tanggal 24 Maret 1946 terjadi peristiwa heroik pembumihangusan kota Bandung yang kita kenal dengan Bandung Lautan Api (BLA). Dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk Bandung membakar rumah mereka, meninggalkan kota menuju pegunungan di daerah selatan Bandung bersama para pejuang. Hal ini dilakukan untuk mencegah tentara sekutu dan tentara NICA Belanda untuk dapat menggunakan Kota Bandung sebagai markas strategis militer dalam Perang Kemerdekaan Indonesia. Rakyat Bandung tidak rela kota Bandung dimanfaatkan oleh musuh sehingga mereka rela membumi hanguskan membakar rumah-rumah mereka.

Dirgahayu Indonesia! Jayalah  ndonesiaku! Tanah Air Tercinta kita bersama.

sumber: Wikipedia Indonesia

Bantu Share Artikel ini Ya... 🙂

About DPW LDII Jawa Barat

Author dari jabar.ldii.or.id. Silahkan ikuti penjelasan LDII yang sebenarnya di website kami, sekaligus tabayyun dari kami.

View all posts by DPW LDII Jawa Barat →

2 Comments on “HUT RI ke-69, Dirgahayu Indonesia !”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *